Khamis, 12 Januari 2012

# KAUM MUKMININ MELIHAT RABB MEREKA DI SYURGA   #
Dari Jarir ra. ia berkata, Rasulullah saw bersabda,
 
"kalian akan melihat Rabb kalian, sebagaimana kalian liat bulan purnama ini, tidak berdesak desakan dalam melihatnya. Jika kalian mampu agar jangan sampai dikuasai (jangan sampai ketinggalan) mengerjakan shalat sebelum terbit dan tenggelamnya matahari, maka lakukanlah!" (HR. al-Buhari dan Musli...m)

* Penetapan bahwa kaum mukminin bisa melihat Rabb mereka di Akherat. perumpamaan hal melihatnya mereka kepada Rabb pada sisi kejernihan dan kejelasansepereti melihat bulam purnama, bukan maksudnyamenyerupakan ALLAH swt. dengan bulan purnama. Maha Suci ALLAH dari semua itu,... dan diantara penyebab yang memudahkan seseorang untuk dapat melihat ALLAH swt. adlah Shalat, yang terbesar adalah sholat subuh dan Ashar,..

*Barang siapa yang memelihara "al-Bardain", niscaya dia masuk Syurga,...dan yang dimaksud dengan "al-Bardain" adalah sholat subuh dan ashar, karena keduanya dilaksanakan di waktu tidur dan saat malas,..

*dan amalan amalan shalih adalah penebab segala kebaikan. melihat ALLAH swt adalah termasuk nikmat terbesar,... semoga ALLAH swt memperlihatkan WajahNYA YANG MAHA MULIA,.... Aamiin Yaa RAbbal Alamiin,...
Dari Abu Sa'id al-Khudri ra. ia berkata:

"Segolongan manusia di masa Rasulullah saw bertanya: 'Wahai Rasulullah! apakah kami bisa melihar Rabb di hari kiamat?'
Rasulullah saw bersabda:
'Benar, apakah kalian berdesakan dalam melihat matahari disiang hari yang terang tanpa ada awan?' 

mereka menjawab: 'tidak, wahai Rasulullah.'
Beliau bersabda: 'Tidaklah kalian berdesakan melihat ALLAH swt di hari kiamat melainkan seperti kalian berdesakan ketika melihat salah satu dari keduanya.'
Apabila Hari Kiamat kelak, seorang penyeru (malaikat) menngumumkan, 'Hendaklah setiap umat mengikuti apa yang disembahnya.'
tidak ada seorangpun yang tersisa, yang menyambah selain kepada ALLAH swt berupa berhala dan patung melainkan berguguran di neraka. Hingga apabila tidak tersisa selain orang yang menyemabah ALLAH dari kalangan yang shalih dan fasik dan sisa sisa alhi kitab. Maka kaum Yahudi dipanggil, serta ditanyakan kepada mereka, 'Apa yang kalian sembah?'
Mereka menjawab: 'kami menyembah Uzair anak ALLAH.' lalu dikatakan kepada mereka, 'Kalian berdusta, ALLAH tidak menjadikan istri dan tidak pula anak. Apa yang kalian cari?'  mereka berkata, 'Kami kehausan wahai Rabb kami. berilah minuman kepada kami. lalu diisyaratkan kepada mereka, 'Apakah kalian mau mendatangi?'  maka mereka dihalau ke neraka, ia seolah olah fatamorgana menghancurkan satu sama lain. Maka mereka bergguran di neraka.

Kemudian dipanggil kakum nasrani (kristen), lalu ditanyakan kepada mereka: 'Apa yang kalian sembah?' mereka menjawab: ' kami menyembah Al Masih (Isa) anak Allah.'
dikatakan kepada mereka: ' kalian bohong. ALLAH tidak pernah menjadikan istri dan tidak pula anak.'
ditanyakan kapada mereka: 'Apa yang kalian cari?'
mereka menjawab: 'Kami kehausan wahai Rabb kami. berilah minuman pada kami.'
lalu diisyaratkan kepada mereka: ' apakah kalian mau mendatangi?'
maka mereka dihalau ke nraka jahanam, ia seolah olah fatamorgana yang menghancurkan satu sama lain. maka mereka berguguran di neraka.Hingga ketika tidak tersisa lagi selain orang yang menyembah ALLAH dari kalangan yangn baik dan jahat, Rabb semesta alam datangkepada mereka dalam bentuk yang terendah (dari) yang nantinya akan merka lihat di Syurga.
ALLAH berfirman: 'Apakah yang kalian tunggu? Setiap umat mmengikuti apa yang disembah. Merka berkata: 'wahai Rabb kami, kami meninggalkan manusia di dunia padhal kami sangat membutukan mereka (secara duniawi), dan bersama itu tidak pernah mengikuti mereka (mereka menyembah berhala).'
Ia (ALLAH) berkata: 'Aku Rabb kalilan.
mereka megatakan: 'kami berlindung kepada ALLAH dari Engkau.' kami tidak meyekutukan ALLAH sedikitpun (dua kali atau tiga kali), hingga sebagian merekahampir saja terbalik.
Dia berfirman: 'Adakah diantara kalian dan diantaraNya tanda, lalu kalian bisa mengnenalinya?'
Mereka menjawab: 'benar" lalu dibuka saaq (kaki), maka tidak tersisa lagi orang yang menyembah ALLAH dari dirinya (ikhlas karana ALLAH swt) melainkan ALLAH memerintahkannya sujud. dan tidak tersisa lagi orang yang sujud kepada ALLAH karena menjaga diri dan riya' melainkan punggungnya menjadi satu lapisan. setiap kali ia ingin sujud, ia tersungkur. kemudian mereka mengangkat kepala dan telah berubah bentukNya yang mereka lihat pertama kali. IA (ALLAH) swt berfirman: 'Aku Rabb kalian.'
mereka menjawab: 'ENGKAU adalah Rabb kami.' kemudian dibuatlah al-Jisr (jembatan) diatas neraka jahanam, dan terjadilah syafaat. mereka berkata: 'Yaa ALLAH selamatkanlah, selamatkanla!.'
ada yang bertanya: 'wahai Rasulullah, apa makna Jisr?' Beliau menjawab: '(tempat) yang licin lagi menggelincirkan.padanya terdapat jangkar dan besi pengaitserta duri besi yang ad di
Abu Sa'id al-Khudri ra.
yang terdapat duri2 kecil, yang dinamakan
Abu Sa'id al-Khudri ra.
maka orang2 yang beriman (ada yang) melewatinya seperti sekejab mata, seperti klat, seperti angin, seperti burung, seperti kuda kuda dan tunggangan yang baik. maka ada yang selamat, ada yang digaruk kemudian dilepaskan, dan ada yang ditimbun di neraka jahanam.
Sehingga apabila orang2 yang beriman selamat dari neraka, demi Dzat yang jiwakuk berada ditanganNya, tidak ada seorangpun dari kalian yang lebih memohon kepada ALLAH dalam mencari kebenaran daripada permohonan orang orang yang beriman kepada ALLAH di Hari Kiamat untuk saudara saudara mereka yang berada di neraka.
Mereka berkata: 'Rabb kami, dahulu merka puasa, salat, dan menunaikan ibadah haji bersama kami.'
dikatakan kepada mereka: 'keluarkanlah orang yang kalian kenal. sehingga wajah mereka diharamkan dari api neraka.'  maka mereka mengeluarakan manusia yang sngat banyak, dimana api telah membakar hingga pertengahan betis, dan sampai dua lutut mereka.  kemudian mereka berkata: 'wahai Rabb kami, tidak tersisa seorangpun di dalamnya dari orang yang ENGKAU perintahkan (untuk dikeluarkan).
Dia berirman: 'kembalilah. Siapapun yang kalian temukan dihatinya kebaikan sebrat dinar, maka keluarkanlah ia (dari neraka). lalu mereka mengeluarkan manusia yang sngat banyak.
kemudian mereka berkata: 'Whai Rabb kami, kami tidak menyisakan seorangpun yang ENGKAU perintahkan (untuk dikeluarkan).'
kemudia Dia berfirman: 'siapapun yang kalian temukan kebaikan dihatinya seberat setengah dinar, maka keluarkanlah.' kemudian mereka menngeluarkan manusia yang sngat banyak, dlalu berkata: 'wahai Rabb kami, kami tidak menyisakan seorangpun yang ENGKAU perintahkan (untuk dikeluarkan).'
ALLAH berfirman: 'kembalilah, siapapun yangn kalian temukan dihatinya kebaikan seberat Dzarrah (biji sawi/benda terkecil), maka keluarkanlah. lantas mereka mengeluarkan sejumlah manusia yang banyak.
kemudian mereka berkata: 'wahai Rabb akmi, kami tidak menyisakan kebaikan didalamnya.'
lalu ALLAH swt berfirman: 'Para malaikat telah memberi syafaat, para Nabi telah memberi syafaat, kaum mukminin telah memberi syafaat, dan tidak tesisa lagi selain ALLAH Yang Maha Penyayang diantara para penyayang. maka, DIA mengambil segenggam dari neraka dan mengeluarkan satu kaum yang tidak pernah membuat kebaikan sma sekali, mereka telah kembali menjadi arang. lalu mereka dilemparkan di satu sungai di mulut (depan) syurga, yang dinamakan sungai kehidupan. maka mereka keluar seperti biji bijian yang keluar dibawa banjir. tidakkah kalian melihatnya ke batu atau ke pohon. yang mengarah ke matahari menjadi warna kuning atau hijau, dan yang ke arah bayangan menjadi putih?

mereka menjawab: 'wahai Rasulullah, seolah olah Engkau pernah menggembala di pedesaan?'
Rasulullah bersabda saw: 'mereka keluar dari sungai kehidupan baai mutiara, dileher mereka ada tanda tanda yang dikenali oleh penghuni syurga. mereka adalah orang2 yang dibebaskan oleh ALLAH dan di masukkan ke syurga tanpa melalui amalan yang pernah mereka lakukan, dan tidak ada pula kebaikan yang pernah mereka persembahkan.
kemudian ALLAH berfirman: 'Masuklah kalian ke syurga. apapun yang kalian liat maka ia adalah milik kalian.'
mereka berkata: 'Rabb kami, ENGKAU telah memberikan kepada kami sesuatu yang tidak ENGKAU berikan kepada seorangpun dari semesta alam.'
ALLAH berfirman; 'untuk kaian ada yang lebih baik dari ini di sisiKu.'
mereka bertanya; 'apalagi yang lebih baik dari semua ini?'
ALLAH menjawab; 'RidloKu. AKU tidak pernah memurkai kalian setelah ini selama lamanya.'

(HR. al-Bukhari dan Muslim) dan ini lafadznya.

PENJELASAN:

# Penetapan bahwa orang orang beriman bisa melihat ALLAH Azza wa jalla di hari kiamat dan penetapan sifat saq (betis) bagi ALLAH tanpa ada penyerupaan dan penyamaan.
ALLAH swt berfirman:
" laisa kamistlihi syaiuu. wahuwassami'ulbashiiru "  ( tidak ada satu makhlukpun yang serupa dengan DIA. DIAlah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS: Asy-Syura. 11))
dan penjelasan tentang kesesatan orang yang menjadikan tuhan selain ALLAH swt.

# Bahwa pelaku maksiat dari kalangan ahli tauhid tidak kekal didalam neraka, dan pelaku dosa besar kadangkala disiksa jika tidak diampuni oleh Rabbnya. dan penjelasan tentang bahaya riya', bahwa ia termasuk tanda kemunafikan kecil. dan ibadah orang yang riya' adalah sia sia,... sekalipun ia berpuasa, shalat dan melakukan ibadah Haji.
dan amalan amalan dunia dan hukumnya (di hukumi) secara dzahirnya. dan ALLAH swt mengurus yang tersembunyi.

# penetapan syafa'atpara Nabi, Malaikat dan kaum Mukminin. dan penetapan adanya sifat Ridha dan Murka ALLAH swt.
DIA meridhai wali waliNya dan membenci musuh musuhNya. ( keridhaan dan kemurkaan ) yang sesuai dengan kebesaranNya.

# Penetapan adanya jembatan (ash-Shirath) diatas Neraka Jahanam.
# Penetapan rupa/wajah/wujud ALLAH swt sesuai dengan KeagunganNya, tidak menyerupai rupa sehala makhluk.

# Perumpamaan dengan sesuatu yang dikenal erat di masyarakat dalam kehidupan mereka untuk perkara perkara Akherat dan yang ghaib.

^_^  sumber dari 391 Hadist pilihan
mendasari kehidupan sehari hari
oleh: Dr. Aidh bin Abdullah al-Qarni #

(Surah Ar-Ra’d (13:2)


Allah is He Who raised the heavens without any pillars that ye can see; is firmly established on the throne (of authority);
He has subjected the sun and the moon (tohis Law)! Each one runs (its course)for a term appointed.
He doth regulate all affairs, explaining the signs in detail, that ye may believe with certainty in the meeting with your Lord.

ALLAH lah yang meninggikan langit tanpa tiang sebagaimana kamu lihat, kemudia DIA bersemayam (menguasai) Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing masing beredar hingga waktu yang ditentukan. ALLAH mengatur urusan makhlukNya, menjelaskan tanda tanda (kebesaranNya), supaya kamu meyakini prtemuan(mu) dengan Tuhanmu.